METROUPDATE.ONLINE – BENGKULU – Kampanye QRIS Nasional 2026 di Provinsi Bengkulu dikemas dengan cara yang lebih dekat dengan generasi muda. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Bengkulu menggelar turnamen Mobile Legends di Bencoolen Mall (BIM) yang terbuka untuk masyarakat umum.
Turnamen tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sebanyak sekitar 140 peserta ikut ambil bagian dan terbagi dalam 28 tim, dengan setiap tim diperkuat lima pemain.
Kegiatan ini menjadi salah satu strategi BI Bengkulu dalam menyosialisasikan QRIS melalui pendekatan yang kreatif dan sesuai dengan perkembangan minat generasi muda.
Tidak hanya mengandalkan kemampuan bermain, peserta juga dituntut mengedepankan kerja sama tim, komunikasi, strategi, kedisiplinan serta kecepatan dalam mengambil keputusan.
Tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa kegiatan berbasis teknologi dan kompetisi masih memiliki daya tarik kuat bagi kalangan anak muda Bengkulu.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen tersebut juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan, membangun kekompakan serta memperluas pergaulan melalui kegiatan yang positif.
Di sisi lain, kehadiran turnamen Mobile Legends menjadi bagian dari upaya BI Bengkulu memperluas edukasi mengenai perkembangan sistem pembayaran digital, khususnya pemanfaatan QRIS dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan melalui kegiatan kreatif dinilai dapat membuat pesan mengenai transaksi digital lebih mudah diterima oleh masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki kedekatan tinggi dengan teknologi.
Melalui rangkaian QRIS Nasional 2026, BI Bengkulu terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap transaksi pembayaran digital sekaligus memperluas penggunaan QRIS di berbagai aktivitas ekonomi.
Antusiasme sekitar 140 peserta dalam turnamen tersebut menjadi salah satu gambaran tingginya ketertarikan generasi muda terhadap kegiatan yang menggabungkan teknologi, hiburan dan kompetisi.
Rangkaian QRIS Nasional 2026 di Bengkulu pun diharapkan tidak sekadar menjadi kampanye digitalisasi pembayaran, tetapi juga mampu menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi, berkompetisi secara sehat dan memanfaatkan teknologi secara produktif.**









