Apel Siaga BWSS 7–BPJN Bengkulu Tegaskan Kesiapan Personel dan Peralatan

BENGKULU – Menghadapi potensi bencana alam di musim penghujan, Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Bengkulu bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu menggelar Apel Siaga Bencana secara daring dan luring di Workshop BWSS VII, KM 6,5 Kota Bengkulu, Selasa (4/11/2025).

Kepala BWSS VII Bengkulu, Wiel Mushawiry Suryana, ST, MT, menyampaikan bahwa sinergi kedua instansi ini penting untuk memperkuat kesiapsiagaan terhadap bencana banjir dan longsor yang kerap terjadi di Provinsi Bengkulu.

“Banjir umumnya melanda wilayah Kota Bengkulu, sementara longsor sering terjadi di Bengkulu Utara dan Mukomuko. Kami sudah menyiagakan empat unit alat berat di Kota Bengkulu, dan total sekitar 15 unit tersebar di seluruh workshop di Provinsi Bengkulu,” jelas Wiel.

Ia menambahkan, seluruh alat berat tersebut disiapkan sebagai bagian dari tanggap darurat bencana di bawah koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Satgas dan alat berat selalu siap bergerak cepat saat bencana terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPJN Bengkulu, Dr. Zepnat Kambu, ST, MT di dampingi Satker PJN Wilayah 1 Tendi Hardianto, ST, MT, dan Satker PJN Wilayah 2 Suwarno, ST, mengungkapkan bahwa seluruh alat berat milik BPJN telah disiagakan di beberapa workshop strategis untuk menghadapi potensi longsor di jalur jalan nasional. “Awal tahun lalu kami sudah menangani longsor di ruas jalan Bengkulu Selatan dan Kaur. Ini menjadi perhatian serius setiap musim hujan,” ujarnya.

Zepnat menambahkan, jalan nasional di Provinsi Bengkulu memiliki panjang sekitar 782 kilometer, dengan kondisi beberapa titik rawan longsor. Pihaknya juga tengah melaksanakan pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan dengan anggaran sekitar Rp500 miliar, meski realisasi penggunaannya baru sekitar separuh dari total kebutuhan.

“Kami tetap optimis capaian progres pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta jembatan bisa mencapai 98–99 persen hingga akhir 2025,” pungkasnya.

Apel siaga ini menjadi bentuk komitmen BWSS VII dan BPJN Bengkulu dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana alam sekaligus memastikan infrastruktur strategis tetap berfungsi optimal di tengah kondisi cuaca ekstrem.Muf

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *