BENGKULU – Polda Bengkulu melakukan rotasi jabatan atau mutasi terhadap 152 personel, terdiri dari 93 perwira dan 59 bintara. Mutasi tersebut berdasarkan Telegram (TR) Nomor **ST/336/X/KEP/2026** sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia dan penguatan organisasi Polri.
Melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM), mutasi ini menjadi bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, memperkuat profesionalisme personel, serta memastikan pelayanan kepolisian berjalan optimal di tengah masyarakat.
Mutasi bukan sekadar pergantian jabatan atau tempat tugas, melainkan amanah dan tanggung jawab baru yang harus dijawab melalui kinerja nyata, integritas, disiplin, serta komitmen dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Imam Wijayanto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap personel yang mendapatkan penugasan baru harus mampu menunjukkan dedikasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi maupun masyarakat.
“Mutasi merupakan bagian dari kebutuhan organisasi dan pembinaan karier personel. Namun, yang paling penting bukan sekadar berpindah jabatan atau tempat tugas, melainkan bagaimana setiap personel mampu menunjukkan kinerja, integritas, dan tanggung jawab yang lebih baik,” tegasnya.
Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui pelaksanaan tugas yang profesional, transparan, dan humanis. Kehadiran Polri harus benar-benar memberikan manfaat serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
“Di mana pun bertugas, setiap anggota Polri harus hadir membawa solusi, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan memberikan pelayanan yang humanis. Keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari pelaksanaan tugas, tetapi juga dari kepercayaan dan manfaat yang dirasakan masyarakat,” lanjutnya.
Polda Bengkulu berharap rotasi terhadap 152 personel ini dapat memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian, serta mengoptimalkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Bengkulu.
**Polisi Bersama Masyarakat**
Semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Melalui sinergi, komunikasi, dan kepedulian bersama, Polri berkomitmen untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.








