METROUPDATE.ONLINE – BENGKULU – Pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Bengkulu melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) tahun anggaran 2026 mendapat peningkatan alokasi anggaran. Dari sebelumnya Rp134,3 miliar pada 2025, anggaran IJD Bengkulu meningkat menjadi Rp283,4 miliar pada 2026.
Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu, Dr. Zepnat Kambu, ST, MT, dalam kegiatan launching paket pekerjaan IJD 2026 di Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota Komisi V DPR RI daerah pemilihan Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi, SE, MM, bersama jajaran BPJN dan pemerintah daerah.
Salah satu pekerjaan yang diluncurkan yakni pembangunan Jalan Setia Negara, Kelurahan Kandang Mas, sepanjang 1,6 kilometer dengan anggaran Rp5 miliar. Ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah dan berlubang tersebut ditargetkan rampung pada 31 Desember 2026.
Erna Sari Dewi mengatakan, program IJD menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu. Ia berharap ke depan semakin banyak program pembangunan pusat yang dapat dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan daerah.
“Ke depan, kita berharap akan lebih banyak program pembangunan seperti ini. Harapan kita, jalan yang dibangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan tentunya harus kita jaga bersama,” ujar Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bengkulu tersebut.
Sementara itu, Zepnat Kambu mengungkapkan, peningkatan anggaran IJD menjadi Rp283,4 miliar pada 2026 merupakan perkembangan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp134,3 miliar.
Menurutnya, sebanyak 17 paket pekerjaan telah berjalan, sementara 21 paket lainnya masih menunggu proses lebih lanjut. Jika seluruh usulan dan tambahan alokasi terealisasi, anggaran IJD untuk Bengkulu berpotensi mendekati Rp800 miliar.
Ia juga menyebutkan, jumlah paket pekerjaan berdasarkan kontrak meningkat dari 12 paket pada 2025 menjadi 17 paket pada 2026.
Pelaksanaan pekerjaan fisik tahap awal telah dimulai di Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong. Selanjutnya, pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap di kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Bengkulu.
Zepnat berharap pembangunan IJD ke depan juga memberikan perhatian terhadap ruas jalan di kawasan perkotaan. Menurutnya, infrastruktur perkotaan merupakan bagian penting dari wajah Provinsi Bengkulu sekaligus menunjang kelancaran mobilitas masyarakat.**Gus









