Jamintel Kejagung RI dan Kajati Bengkulu Terima Gelar Adat, Bukti Apresiasi atas Dedikasi Penegakan Hukum

METROUPDATE.ONLINE – BENGKULU –  Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi semata, tetapi juga menempatkan pembangunan manusia serta penguatan budaya sebagai fondasi utama. Adat dan budaya menjadi penopang identitas masyarakat. Tanpanya, manusia kehilangan jati diri, dan tanpa adat, masyarakat kehilangan arah. Prinsip inilah yang terus dijaga Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui upaya pelestarian adat, revitalisasi budaya, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis nilai lokal.

Pada momentum Hari Ulang Tahun ke-57 Provinsi Bengkulu, sebanyak sembilan tokoh daerah dan nasional dianugerahi gelar adat melalui Sidang Mufakat Rajo Penghulu yang dipimpin Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu, S. Effendi, di Balai Raya Semarak, Senin (17/11). Pemasangan detar dan penyematan pin adat menjadi simbol penghormatan dan tanggung jawab moral bagi para penerima.

Di antara tokoh-tokoh yang mendapat kehormatan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, SH, MH, menerima gelar adat Depati Bangsa Radin. Gelar ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran Kejaksaan dalam menjaga ketertiban hukum, mendukung pembangunan daerah, serta kontribusi institusi dalam penguatan tata kelola pemerintahan di Bengkulu.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan—yang turut menerima gelar Sutan Inayat Syah—menegaskan bahwa gelar adat bukan sekadar penghormatan, tetapi juga amanah moral.
“Kita ingin Bengkulu maju secara modern, tetapi tetap berakar kuat pada nilai-nilai kearifan leluhur,” ujarnya.

Dalam prosesi yang sarat makna adat tersebut, hadir pula Ny. Khairunnisa Helmi Hasan yang menerima gelar Putri Melaya Deni. Acara diramaikan dengan penyambutan tamu agung menggunakan payung kuning, tombak prabu, Barong Landong, Tari Kejai, pencak silat, tabuhan dhol serunai, hingga Sarafal Anam—menunjukkan kekayaan budaya Bengkulu.

Penganugerahan itu turut dihadiri Menteri Desa dan PDT RI Yandri Susanto, unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota, perwakilan adat seluruh Indonesia, serta Sanak Family dari Persatuan Bengkulu–Malaysia. Setelah pengukuhan gelar, prosesi dilanjutkan dengan pemotongan batang tebu, memetik buah pisang, pelepasan merpati, dan ditutup dengan makan berhidang.

Daftar Lengkap Penerima Gelar Adat

Gelar Adat:

  1. Irjen Pol Purn. Drs. H. Supratma, MH – Raja Khalifah II
  2. Laksdya TNI Dr. Irwansya, SH, CHRMP, M.Tr.Opsla – Panegeran Jaya Kesuma II
  3. Letjen TNI Djon Afriadi, S.I.P., MS.DA – Panglima Raja
  4. Prof. Dr. Reda Manthovani, SH, LL.M – Adipati Kembang Agung

Gelar Adat Kehormatan:

  1. Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan – Sutan Inayat Syah
  2. Ny. Khairunnisa Helmi Hasan – Putri Melaya Deni
  3. Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Ariyanto – Rio Stanggai Panjang
  4. Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si. – Depati Bangun Binang
  5. Kajati Bengkulu Victor Antonius Saragih Sidabutar, SH, MH – Depati Bangsa Radin.**Mufli

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *