Mahasiswa FISIP UNIB dan DP3AP2KB Bengkulu Edukasi Warga Tanah Patah tentang Pencegahan KDRT

BENGKULU, 31 Oktober 2025 – Mahasiswa Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Lurah Tanah Patah, Zurianingsih, SSTP, yang menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, mengenai pentingnya membangun keluarga yang aman dan bebas dari kekerasan.

Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Bengkulu, yakni Ns. Tri Karlinda, S.Kep., yang menjelaskan berbagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga, langkah pencegahan, serta mekanisme pelaporan bagi korban KDRT.

Perwakilan mahasiswa Sosiologi, Agif Rendi Sudiro, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keharmonisan dalam keluarga.

“Kami ingin mengingatkan bahwa keluarga seharusnya menjadi tempat berlindung yang penuh kasih sayang, bukan sumber ketakutan. Semoga kegiatan ini mendorong ibu-ibu untuk lebih berani melapor dan bersuara jika mengalami kekerasan,” ujar Agif.

Salah satu peserta sosialisasi, Ibu Suryati, juga mengungkapkan manfaat yang dirasakannya dari kegiatan ini.

“Kami jadi tahu bentuk-bentuk KDRT, cara pencegahannya, dan ke mana harus melapor jika menghadapi kekerasan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga terhadap materi pencegahan KDRT.

Lurah Tanah Patah, Zurianingsih, menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sangat bermanfaat untuk memperkuat ketahanan keluarga di masyarakat.

“Dengan sosialisasi seperti ini, para ibu bisa lebih siap menghadapi dan mencegah potensi kekerasan di lingkungan rumah tangga,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama antara mahasiswa, narasumber, dan para peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mencegah kekerasan dalam rumah tangga serta berani bertindak melindungi hak-hak perempuan di Kota Bengkulu.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *